Beranda > Dasar Listrik > Resistor

Resistor

Resistor adalah komponen listrik yang digunakan untuk menghasilkan resistansi. Resistor dikategorikan menjadi dua jenis yakni resistor tetap dan resistor variabel. Resistor tetap memiliki nilai resistansi yang tidak berubah, sementara resistor variabel memiliki suatu mekanisme yang memungkinkan nilainya berubah.

Satuan untuk resistansi dari resistor adalah Ohm. 1 ohm adalah nilai dimana saat 1 ampere arus yang mengalir melalui resistor tersebut, nilai tegangan pada ujung ke ujung resistornya adalah 1 Volt. Hal ini sejalan dengan rumusan hukum Ohm dimana berlaku rumusan :

V = I. R

Berbeda dengan komponen listrik lainnya yang mana nilai besaran yang dimiliki komponen langsung ditulis di pembungkus komponen, nilai resistansi dari suatu resistor ditulis melalui kode kode warna yang ada pada resistor tersebut.

Cara untuk menentukan nilai resistansi resistor dengan memperhatikan kode warna yang ada pada resistor tersebut adalah sebagai berikut:

Kode warna pada resistor

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: